03102017b

Depok _ Dalam rangka mendorong terpenuhinya SDM Pemasyarakatan yang memiliki kemampuan sebagai pembimbing kemasyarakatan Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Mardjoeki didampingi Kepala Pusat Teknis dan Kepemimpinan membuka acara Pembukaaan Pendidikan dan Pelatihan Pembimbing Kemasyarakatan Balai Kemasyarakatan Angkatan IX. (03/10).

Ditegaskan dalam sambutannya Kepala BPSDM Hukum dan HAM bahwasanya peran dan fungsi dari seorang pembimbing kemasyarakatan itu harus selalu tampil eksis, cakap, kompeten, dan professional dalam melaksanakan tugas dan juga fungsinya masing – masing.

Lebih lanjut Mardjoeki menerangkan Peran Balai Pemasyarakatan (Bapas) terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dilaksanakan sejak anak menjalani proses peradilan sampai anak mendapat putusan pengadilan atau dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap pra ajudikasi (penyidikan), tahap ajudikasi (pemeriksaan di sidang pengadilan) dan tahap post ajudikasi (pelaksanaan putusan hakim).

Pendampingan oleh PK BAPAS kepada anak yang menjalani proses peradilan merupakan langkah strategis untuk proses diversi dan keadilan restoratif. Yakni demi menjauhkan anak dari proses peradilan sehingga dapat menghindari stigmatisasi karena berhadapan dengan hokum. Imbuhnya

Sementara itu dalam laporan persiapan pelaksanaan DIKLAT, Kepala Bagian Penyelenggaaan , Jusman menyampaikan bahwa pelaksanaan DIKLAT PK BAPAS Angkatan IX berlangsung selama 18 hari dari tanggal 2 oktober sampai dengan 19 oktober 2017 yang diikuti sebanyak 40 peserta.

03102017a

03102017