IMG 1931

Barang Milik Negara atau BMN harus dikelola secara baik dan berkualitas, begitu pentingnya pengelolaan BMN tersebut maka profesionalisme sumber daya manusia pengelola BMN menjadi satu hal yang mutlak. Untuk mewujudkan hal tersebut maka Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Negara pada hari Rabu, 6 September 2017  di Grand Duta Hotel Palu. Melalui pelatihan pengelolaan BMN seperti ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pengelola BMN sehingga dapat menghasilkan pengelolaan  BMN yang baik dan berkualitas serta mampu memberikan kontribusi positif bagi institusi khususnya pada penilaian opini BPK. Dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktek, pelatihan ini direncanakan diselenggarakan selama 3 hari mulai dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 8 September 2017.

Beberapa persoalan seputar pengelolaan RKBMN antara lain mengenai pencatatan barang yang telah dibeli, penghapusan barang serta pemanfaatan barang tersebut. Pencatatan barang begitu penting sebab tanpa pencatatan barang yang telah dibeli belum dapat dikategorikan sebagai aset.  Adapun penghapusan barang yaitu mengenai keadaan barang yang sudah tak layak pakai namun belum juga diusulkan untuk penghapusan sehingga barang tersebut dianggap masih sebagai aset. Sedangkan pemanfaatan barang adalah barang yang telah ada sebaiknya digunakan semaksimal mungkin sesui peruntukannya bukan untuk disimpan. Kepala Kantor Wilayah mengilustrasikan mengenai pemanfaatan barang yaitu bola untuk olah raga sepakbola terkadang lebih banyak disimpan di dalam gudang sehingga pemanfaatan menjadi kurang maksimal.

IMG 1933

Kepala Kantor Wilayah bapak Iwan Kurniawan pada sambutannya menyampaikan bahwa begitu pentingnya pengelolaan BMN sebab tanpa RKBMN maka akan sangat mustahil adanya rencana kerja anggaran. Penyusunan RKBMN 2 tahun lebih awal sebelum penetapan pagu indikasi. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perlu ditunjang oleh sarana dan prasaran yang disusun melalui RKBMN. Kepala Kantor Wilayah juga berharap pelatihan ini menjadi media bertukar pengalaman dan menjadi solusi dalam pengelolaan BMN, belaiu juga menambahkan bahwa pengelolaan BMN jadi lebih baik, bertambah baik dan menjadi yang terbaik.  

Dalam kesempatan yang sama Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan Kanwil Kemenkumham Sulteng bapak Moh. Wahab Marawali memberikan beberapa bekal pengetahuan kepada peserta Pelatihan Pengelolaan BMN. 

IMG 1960