47173231 209459619945328 6885651273564028928 n

Mataram-NTB (30/11) – Bentuk mekanisme Pengawasan Keimigrasian terbagi 3 tahap yaitu Before Border, At Border, dan After Border. Dengan mengingat wilayah Indonesia yang begitu luas, dan memberikan banyak kesempatan kepada Orang Asing untuk masuk ke wilayah Indonesia dari daerah mana saja, maka pengawasan Orang Asing menjadi suatu hal yang membutuhkan perhatian ekstra dari para pemangku kepentingan.

Gusti Ayu Made Widnyani, SH, Kasubbid Lalu Lintas Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTB memberikan materi mengenai SOP dan mekanisme Pengawasan Keimigrasian yang bersifat Administratif yaitu Pengawasan yang dilakukan melalui Penelitian surat atau dokumen yang berupa pencatatan, pengumpulan, pemgolahan data, dan penyajian, atau penyebaran informasi secara manual atau elektronik tentang lalu lintas keberadaan dan kegiatan Orang Asing.

Selain itu, Ibu Widnyani juga menjelaskan mengenai SOP Pengawasan Keimgrasian yang bersifat Pengawasan Lapangan, yaitu pengawasan dalam bentuk pemantauan, razia, pengumpulan bahan keterangan, pencarian orang, dan alat bukti yang berhubungan dengan tindakan pidana keimigrasian

Pengawasan Keimigrasian tidak hanya diberlakukan untuk Orang Asing saja, tetapi juga diberlakukan untuk Warga Negara Indonesia yang memohon dokumen untuk masuk atau keluar wilayah Indonesia, dan yang berada di luar wilayah Indonesia.

Berbagai contoh kasus mengenai tindak pelanggaran keimigrasian dijelaskan dengan sangat baik oleh Ibu Widnyani, termasuk di dalamnya penjelasan runtut mengenai SOP penanganan dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran Keimigrasian tersebut.

(Humas Badiklat Hukum dan HAM Jateng)

47133412 209459596611997 4993548575712477184 n

46844452 209459573278666 536510559948898304 n