workshop CBHRIS12

Palangka Raya_Dampak positif diterapkannnya sistem e-government di Indonesia adalah dapat menekan anggaran biaya dan dengan menggunakan teknologi online, pekerjaan tentunya akan lebih efesien, secara biaya dan waktu. Sebagai contoh adalah E-Learning yang sudah lama diterapkan di Kementerian Hukum dan HAM. Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak harus datang dari jauh untuk bertatap muka dan menerima pemaparan materi dari narasumber, semua bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesat sekarang ini.

Untuk memperkuat E-Government di Kantor Wilayah, BPSDM Kementerian Hukum dan HAM R.I melaksanakan Workshop Penggunaan Aplikasi CBHRIS dan E-Learning yang diikuti sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari Kantor Wilayah beserta Unit Pelaksana Teknis yang ada di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, bertempat di Aula Kantor Wilayah. Selasa (3/4). CBHRIS (Competency Base Human Resource Information System) merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengelola data kompetensi pegawai Kementerian Hukum dan HAM yang terintegrasi dengan e-learning BPSDM Hukum dan HAM sehingga memudahkan dalam registrasi dan memonitor diklat yang diikuti para peserta diklat baik di lingkungan Kementerian hukum dan HAM maupun diluar Kementerian Hukum dan HAM.

Ketua Panitia, Budi Haryono dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari Workshop ini adalah untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang kebijakan pengembangan SDM melalui kegiatan diklat yang berbasis elektronik dalam rangka implementasi e-government di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 4 Poin materi utama yang disampaikan oleh narasumber dari BPSDM, Widyantoro, S.IP, M.Si dan Evaluator, Retno Pujiyanti, S.IP, M.Si. adalah (1) Ceramah kebijakan pengembangan SDM melalui diklat yang berbasis elektronik; (2) Pengenalan Sistem CBHRIS dan E-Learning; (3) PengenalanLogin ke Sistem E-Learning; dan (4) Pengaplikasian Proses Pembelajaran Sistem E-Learning.

Sementara itu, Plt.Kepala Kantor Wilayah, Hajrianor dalam sambutannya sekaligus membuka dengan resmi Workshop ini menyampaikan “Metode e-learning merupakan metode yang efisien, karena dapat menjangkau lebih banyak siswa, biaya lebih murah, dan waktu pembelajaran yang lebih fleksibel. Dengan diimplementasikannya metode diklat e-learning, diharapkan dapat menjadi model bagi Kementerian/ Lembaga lain yang memiliki karakteristik organisasi pegawai yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia”

Hajrianor juga berpesan “Pengembangan e-learning oleh BPSDM Hukum dan HAM mempunyai peran yang sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia Kementerian Hukum dan HAM yang sangat mendesak untuk segera diwujudkan. Kerja keras dan bekerja lebih keras lagi demi kemajuan dan kesejahteraan kita bersama” ungkapnya. (Humas Kalteng)

(https://kalteng.kemenkumham.go.id)

workshop CBHRIS 2