WhatsApp Image 2020 09 01 at 09.10.25

Depok - Pemerintah membutuhkan pemimpin dan sumber daya aparatur yang handal, memiliki energi yang kuat, dan integritas yang teruji, untuk dapat melakukan reformasi, dan menjadi agen perubahan. Hal tersebut disampaikan Menteri Hukum dan HAM, Yassona H Laoly saat membuka pelatihan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II secara virtual. (01/09/2020).

 

Menurutnya pemimpin yang handal, mampu merencanakan, melaporkan dan menjamin keberlangsungan perubahan secara berintegritas. Di tangan pemimpin seperti ini maka pemerintahan berkelas dunia akan terwujud. Tegas Menkumham.

 

Menkumham berharap melalui Tema dan Sub Tema yang telah ditetapkan, diharapkan dalam pembelajaran nanti akan mendorong peserta lebih dapat mengimplementasikan Hukum sebagai Instrumen Negara untuk mencapai Tujuan Nasional Negara Indonesia, yakni : Melindungi segenap bangsa Indonesia, Memajukan kesejahteraan umum, Mencerdaskan kehidupan bangsa, Ikut Melaksanakan Ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

 

Tema Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Kementerian Hukum dan Ham Tahun anggaran 2020 yaitu “Reformasi Hukum Dalam Rangka Mewujudkan Pemerintahan Kelas Dunia“ dengan Sub Tema :

  1. Penataan regulasi untuk menghasilkan regulasi yang berkualitas;
  2. Peningkatan kualitas dan integritas aparat penegak hukum untuk terciptanya profesionalitas penegak hukum;
  3. Pembangunan budaya hukum dan Hak Asasi Manusia untuk menciptakan masyarakat yang taat hukum dengan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan Hak Asasi Manusia berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.

 

Sebelumnya dalam Laporannya Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Asep Kurnia menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II adalah untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan pimpinan tinggi pratama.

 

Kurikulum dari pelatihan tersebut berjumlah 887 jam pelajaran dan berlangsung selama 101 hari mulai tanggal 1 September sampai dengan 18 Desember 2020, dengan rincian 221 jam pelajaran (on campus) atau 27 hari kalender pembelajaran jarak jauh, dan 666 jam pelajaran (off campus) atau 74 hari kalender pelaksanaan di instansi pemerintah asal peserta. Adapun jumlah Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II sebanyak 118 orang yang terdiri dari Kementerian Hukum dan HAM 89 orang, Pejabat dilingkungan Kepolisian 20 orang, Pejabat dilingkungan Mahkamah Agung 3 orang, Pejabat dilingkungan Kejaksaan 4 orang, dan dari Komisi Pemberantasan Korupsi sebanyak 2 orang.

 

WhatsApp Image 2020 09 01 at 09.33.27

WhatsApp Image 2020 09 01 at 09.10.25 1

WhatsApp Image 2020 09 01 at 09.10.26