05072019

Depok _ Tantangan perubahan yang begitu cepat dibutuhkan kemampuan untuk mengantisipasi terlebih di era kompetisi dan perkembangan teknologi merupakan sederet tantangan saat ini yang tidak bisa dianggap remeh. Karenanya dibutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkarakter pemenang (the winner).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM, Mardjoeki saat memberikan sambutan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III dan Pelatihan Pembimbing Kemasyarakatan Angkatan IX, bertempat di Guest House (05/07/2019).

Dijelaskannya bahwa dalam Undang- Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara(ASN), kehadiran UU ASN ini berdasarkan pada 2 hal yakni, pertama memantapkan aparatur sebagai abdi negara yang melayani kepentingan publik. Sehingga diperlukan birokrat yang professional  dan memiliki integritas serta memiliki kompetensi dibidangnya.

Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memiliki kecerdasan Orang yang cerdas secara intelektual di bidangnya akan mampu bekerja dengan baik. Namun jika ingin kecerdasan intelektual semata saja tidak cukup. Karena dia membutuhkan dukungan rekan kerja, bawahan maupun atasannya. Selain itu juga harus memiliki jiwa enterpreneur (tidak mau kehilangan akal). Karena itu ASN itu harus penuh ide dan inovasi, 

Mardjoeki juga menambahkan ada beberapa hal yang harus dimiliki seorang asn untuk mencapai keberhasilan diantaranya adalah mempunyai integritas, selalu meningkatkan kapasitas serta harus mampu mencitai pekerjaan.

Sementara itu dalam laporannya Kepala Bidang Penyelenggaraan Pusat Pengembangan Teknis dan Kepemimpinan, Kusnadi menyebutkan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III yang diikuti sebanyak 30 orang dinyatakan lulus semua dengan kuailifikasi kelulusan : lulus sangat memuaskan 4 orang, lulus memuaskan 23 orang dan lulus cukup memuaskan 3 orang. Sedangkan Pelatihan Pembimbing Kemasyarakatan Angkatan IX dengan jumlah peserta 40 orang dinyatakan lulus semua.

05072019d

05072019e