10052019

Depok _ Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM, Mardjoeki didampingi Kepala Pusat Pengembangan Fungsional dan HAM membuka Pelatihan Fungsional Pembimbing Kemasyarakatan Angkatan VIII dan Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan III, bertempat di Guest House (10/05/2019).

Dalam sambutannya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM, menyampaikan tugas pembimbing kemasyarakatan semakin kompleks dan harus menghadapi perubahan yang akan terus mengikuti perkembangan terhadap perubahan sistem hukum pidana nasional terlebih dengan lahirnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Terlebih lagi arah kebijakan pemidanaan dengan prinsip restorative justice sebagai rangkaian proses penyelesaian masalah pidana di luar pengadilan yang bertujuan untuk me restore (memulihkan kembali) hubungan para pihak dan kerugian yang diderita.

Lebih lanjut Mardjoeki menyampaikan bahwa setiap organisasi mengetahui bahwa kinerja tinggi dari organisasi ditentukan oleh kinerja personal pegawai yang optimal dan dengan dorongan dari pimpinan yang mampu berperan secara aktif. Kepemimpinan yang efektif mampu memberikan pengaruh antar pribadi yang dijalankan dalam situasi tertentu atau yang dikenal dengan coaching dan mentoring.

Di era kompetisi saat ini skema coaching dan mentoring yang baik dianggap merupakan cara yang efektif untuk membantu mereka dalam menggunakan potensinya secara penuh dalam memberdayakan pegawai, menumbuhkan telent dan mempromosikan keberhasilan.

Sebelumnya dalam laporannya Kepala Bidang Penyelenggaraan, Mamur Saputra Pelatihan Fungsional Pembimbing Kemasyarakatan Angkatan VIII akan diselenggarakan selama 20 (dua puluh) hari, dimulai dari tanggal 09 Mei dan 28 Mei 2019 dengan peserta 40 (empat puluh) orang peserta, sementara Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan III diselenggarakan selama 7 (tujuh) hari diikuti sebanyak 30 (tiga puluh) orang peserta.

10052019a

10052019c

10052019e