05042019q

Depok - Untuk mewujudkan  Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkompetensi maka  Pengembangan  SDM aparatur berbasis kompetensi merupakan suatu keharusan agar organisasi dapat mewujudkan kinerja yang lebih baik untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi publik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Ham, Mardjoeki saat membuka Pelatihan Kepemimpinan tingkat IV Angkatan 189 PNBP Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pelatihan Terpadu Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) Bagi Aparat Penegak Hukum dan Instansi Teknis Lainnya Angkatan 39, bertempat di Guest House (05/04/2019).

Lebih lanjut tantangan kedepan semakin besar kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas yang kian hari kian kompleks serta menghadapi pada persaingan global, maka dibutuhkan SDM aparatur  (PNS) yang profesional

Tujuan diselenggarakannya Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV adalah membentuk kompetensi pemimpin yang innovator yang membentuk pemimpin agen perubahan yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsinya di unit kerjanya masing-masing.

Sementara itu Mardjoeki secara terang menegaskan kepada Peserta Pelatihan SPPA bahwa terselenggaranya pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan yang sama bagi aparatur penegak hukum dan pihak terkait tentang hak anak, keadilan restorative dan diversi dalam penanganan anak berhadapan dengan hukum.

Dalam laporannya Kepala Bidang Penyelenggaraan, Kusnadi menyampaikan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV diikuti sebanyak 30 Peserta yang berlangsung selama 103 hari mulai dari tanggal 4 April sampai dengan 01 Agustus 2019, Sementara itu Pelatihan SPPA Bagi Aparat Penegak Hukum dan Instansi Teknis Lainnya diikuti sebanyak 30 Peserta yang dimulai dari tanggal 4 April sampai dengan 18 April 2019.

05042019q3

05042019q6