19122018b

Depok - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MENKUMHAM) Yassona H Laoly mewisuda 60 Taruna Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) Angkatan XVII yang digelar di Auditorium BPSDM Hukum dan HAM, (19/12/2018).

Politeknik Imigrasi Angkatan XVII merupakan angkatan terakhir dengan jenjang Pendidikan Diploma III kedepan POLTEKIM akan melaksanakan wisuda dengan jenjang Diploma IV. 

Dalam sambutannya Menkumham menyampaikan bahwa keberhasilan yang telah para wisudawan raih bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi justru merupakan awal dari tahapan baru dalam meniti karir sebagai Aparatur Sipil Negara di Kementerian Hukum dan HAM.

Lebih lanjut bahwa bekal pendidikan nantinya dapat diterapkan secara konkrit pada tugas-tugas di lapangan, sehingga predikat PASTI (profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif) sebagai tata nilai Kementerian Hukum dan HAM mampu dijalankan dengan baik.

Dalam menghadapi revolusi industry 4.0. Sebuah fenomena yang membuat batas antara dunia digital, fisik dan biologis semakin tipis bahkan hilang. Kecerdasan buatan, teknologi robot, big data dan internet of things membuat semua elemen dalam kehidupan manusia terhubung dengan mudah (interconnected)

Menurut Menkumham Revolusi Industri 4.0 dapat berdampak buruk bagi pemerintah yang gagap dan tidak bisa memanfaatkan perkembangan teknologi yang cepat. Kemajuan teknologi memungkinkan tumbuhnya ancaman-ancaman keamanan yang melampaui batas-batas tradisional suatu negara.

Hanya yang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dengan baik akan bisa menjadi kekuatan global yang akan diperhitungkan. Namun sebaliknya, mereka yang tidak siap dan sibuk sendiri dengan urusan domestik tidak akan mampu untuk menghadapi persaingan global. “siapa yang cepat, cerdas dan mampu menguasai teknologi dialah yang akan menang” Tegas Yassona.

Saudara adalah aset bangsa yang disiapkan dengan modal integritas dan profesional, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki jiwa hospitality dan entrepreneurship, serta daya networking, untuk menghadapi tantangan dan mengantisipasi perubahan di era revolusi industri 4.0 ini. Kata Yassona

Kalian harus dapat menciptakan inovasi yang bermanfaat dan sesuai dengan perkembangan dunia dan masyarakat kita, percayalah orang yang mampu menciptakan inovasi akan sukses. Imbuhnya

Dalam laporannya Kepala Badan Pengembangan Sumber daya Manusia Hukum dan HAM, Mardjoeki menjelaskan untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang Profesional, Akuntabel, mampu bersinergi, Transparan dan selalu Inovatif, Politeknik Imgrasi menerapkan program pendidikan dalam 3 (tiga) kegiatan yaitu Pengajaran, Pelatihan dan Pengasuhan

Disebutkanya berdasarkan hasil Rapat Senat Dewan Dosen dan Pembina Tim evaluasi POLTEKIM 60 orang Taruna POLTEKIM yang terdiri dari 52 laki-laki dan 8 perempuan. Dengan peringkat tiga besar sebagai berikut : Peringkat pertama : M IQBAL ROMZAH Total Prestasi: 82,84 Indeks Prestasi Kumulatif : 3.54, Predikat Kelulusan : Sangat Memuaskan, Peringkat Kedua : FARID ASYAM NUR ALAM Total Prestasi; 81,25, Indeks Prestasi Kumulatif : 3.49, Predikat Kelulusan : Sangat Memuaskan, Peringkat ketiga : DIAN HAPSARI, Total Prestasi : 81,19, Indeks Prestasi Kumulatif : 3.53, Predikat Kelulusan : Cum Laude/Dengan Pujian

19122018

19122018a

19122018c