01032018

Depok – Kepala Pusat Pengembangan Teknis Kepemimpinan menyoroti kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang semakin meningkat, tidak hanya pada orang dewasa anak-anak pun kini menjadi korbannya. Kekerasan seksual pada anak merupakan tingkat kekerasan yang paling tinggi dibandingkan dengan kekerasan fisik dan psikologis,

Hal itu Kepala Pusat Pengembangan Teknis Kepemimpinan disampaikan Hantor Situmorang saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Terpadu Sitem Peradilan Pidana Anak Bagi Aparatur Penegak Hukum dan Instansi Terkait Angkatan XXX, di Guest House (01/03/2018).

Lebih lanjut disampaikan bahwa upaya memberikan perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dan sistem peradilan pidana anak dimaknai mencakup akar permasalahan mengapa anak melakukan perbuatan pidana dan upaya pencegahannya.

Sudah saatnya peran negara khususnya aparatur penegak hukum perlu hadir total untuk lebih memperhatikan perlindungan anak. Penegakkan hukum harus tegas untuk mencegah terjadinya kasus berulang. Ungkap Hantor.

Pendidikan dan Pelatihan Terpadu Sitem Peradilan Pidana Anak Bagi Aparatur Penegak Hukum dan Instansi Terkait Angkatan XXX diselenggarakan dari tanggal 28 Februari sampai dengan 14 Maret 2018, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari KEMENKUMHAM, Kejaksaan, POLRI, KEMENSOS, Pengadilan dan PERADI.

01032018a

01032018b