28022018b

Depok_Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Hak Asasi Manusia, Mardjoeki menggelar kegiatan pelantikan dan mengambil sumpah jabatan kepada Pejabat Fungsional Tertentu sebagai Widyaiswara Utama di Guesthouse. Pegawai yang dilantik adalah Rachmat Prio Sutardjo sebagai Widyaiswara Utama dan Wirda Rahmi sebagai Widyaiswara Pertama (28/02).

Sebelumnya Rahmat Prio Sutardjo menjabat sebagai Kepala Pusat Fungsional Hak Asasi Manusia pada Badan Pengembangan Sumber Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Mengawali sambutannya, Mardjoeki menyampaikan bahwa pelantikan pejabat fungsional tertentu ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Menurutnya pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan adalah kompetensi, pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada Negara. Sebagai profesi yang berbasis pada pengetahuan, widyaiswara dituntut memiliki sikap profesionalisme dalam setiap diri widyaiswara. Seorang widyaiswara dapat dikatakan professional jika widyaiswara tersebut memiliki komitmen yang baik terhadap jabatannya.

Profesionalisme widyaiswara menuntut dirinya untuk berkomitmen sellu mengembangkan wawasan dan meningkatkan potensi diri seiring dengan perubahan lingkungan strategis. Termasuk, dalam halkemampuan berpikir ilmiah dan analitis yang saat ini menjadi penting dan sangat dibutuhkan seorang widyaiswara jika melihat kondisi pada tataran nasional maupun global yang semakin dinamis, lanjutnya.

Mardjoeki juga berpesan kepada pegawai yang dilantik sebagai Widyaiswara, bahwa peran Widyaiswara adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh pejabat yang berwenang dengan tugas, tanggung jawab, wewenang untuk mendidik, mengajar, dan/atau melatih PNS di lembaga pendidikan dan pelatihan pemerintah.

28022018a

 

28022018