WhatsApp Image 2019 11 14 at 02.54.09 1

Batam (14/11). Latsar CPNS sebagai sebuah pelatihan yang terintegrasi (PerLAN No.12 Tahun 2018 tentang Latsar CPNS), memiliki program habituasi, yaitu proses pembiasaan pada atau dengan sesuatu penyesuaian supaya menjadi terbiasa (terlatih) melakukan sesuatu yang bersifat instrisik pada lingkungan kerjanya serta penciptaan situasi dan kondisi (persistence life situation) tertentu untuk membiasakan diri berperilaku sehingga terbentuk karakter diri melalui proses internalisasi dan dipersonifikasi (pengumpamaan) melalui intervensi tertentu. Habituasi dilaksanakan minimal 30 hari kerja diSatker masing-masing peserta Latsar dengan bimbingan Mentor sebagai atasan langsung. Habituasi merupakan implementasi dari rancangan aktualisasi yang disusun oleh peserta Latsar dengan bimbingan Coach dan Mentor serta telah diuji melalui seminar rancangan aktualisasi pada akhir on Campus I.

Menurut Kirkpatrick, peserta pelatihan dianggap telah belajar apabila pada dirinya telah ada perubahan sikap, peningkatan pengetahuan maupun perbaikan keterampilan, oleh karena itu untuk mengukur efektivitas program training maka ketiga aspek tersebut perlu diukur. Oleh karenanya, Balai Diklat Hukum dan HAM Kep.Riau melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan habituasi pada masa Off Campuss Latsar CPNS Kemenkumham Rayon Batam, Medan dan Palembang pada tanggal 6 sd 15 November 2019 dengan mengambil sample Kanwil Riau, Rudenim Pekanbaru, Lapas Terbuka Rumbai, Kanwil Sumsel, Kanim Palembang, Kanwil Sumut, Rudenim Medan, BHP Medan, Kanwil Jambi, Kanim Jambi, Kanwil Aceh dan Kanim Banda Aceh.

Metode monitoring dan evaluasi habituasi Latsar dimaksud melalui survey 360 derajat dengan tools kuesioner yang sudah disiapkan serta melakukan wawancara pada para pemangku jabatan yang sdh ditentukan dengan panduan pedoman wawancara yang sdh ditetapkan oleh Tim.

Selain mengukur efektivitas keberhasilan proses pembelajaran (evaluating learning) Latsar CPNS Kemenkumham Tahun 2019 pada Wilayah Kerja Badiklat Hukum dan HAM Kep.Riau, monev habituasi tersebut juga bertujuan memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan kegiatan Latsar CPNS dimasa mendatang, memperkuat fungsi pemantauan dan evaluasi dalam pengelolaan pelatihan pada Badiklat Hukum dan HAM Kep.Riau sesuai amanat Permenkumham No. M.HH-06.IN.04.02 Tahun 2010 Tentang Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Permenkumham No.M.HH-3.DL.03.02 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Permenkumham No.4 Tahun 2018 tentang Orta Badiklat Hukum dan HAM serta PerLAN No.12 Tahun 2018 tentang Latsar CPNS sekaligus dalam rangka sosialisasi Program Pelatihan Badiklat Hukum dan HAM Kep.Riau Tahun 2020 dan Sosialisasi Kemenkumham Corporate University (Kumham CorpU) sebagai rencana strategis BPSDM Hukum dan HAM dalam pengembangan kompetensi Aparatur Kementerian Hukum dan HAM. (Aro/Humas)

WhatsApp Image 2019 11 14 at 02.54.14

WhatsApp Image 2019 11 14 at 02.54.08