54353452 275834423330607 1606319194633142272 n

Batam, Memasuki hari ke-3 Pelatihan Teknis Pengamanan Bagi Petugas Pintu Utama pada Lapas dan Rutan, diisi materi ceramah pengembangan SDM Aparatur Hukum dan HAM oleh Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM (Ses.BPSDM), Bapak Hantor Situmorang,S.Pd.,M.Si.

dalam paparannya beliau menjelaskan beberapa tantangan dalam pembangunan ASN seperti adanya tuntutan global dalam hal Daya saing bangsa dan terciptanya Birokrasi kelas dunia, kemudian adanya tuntutan nasional seperti Korupsi, Akuntabilitas Publik, Inefisiensi Pemerintahan, Pelayanan Publik dan narkoba. selain itu tantangan yang lebih kompleks antara lain terkait dengan Kualitas Pengembangan Kompetensi, Gab Kompetensi dan Implementasi UU ASN, Dan dalam menghadapi berbagai tuntutan tersebut saat ini setiap kementerian/lembaga berlomba-lomba menunjukkan arah perkembangan yang semakin baik menuju perubahan yang diinginkan.

Selain itu ada beberapa hal yang disampaikan oleh Ses.BPSDM terkait Fungsi dan Tugas ASN, yakni sebagai Pelaksana Kebijakan Pemerintah, Pelayan Publik, dan Perekat dan Pemersatu Bangsa. Dalam kebijakan pengembangan SDM ASN, terdapat 3(tiga) Jenis Kompetensi yang perlu dikuasai setiap ASN meliputi yang pertama Kompetensi Teknis, diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis, kemudian yang kedua Kompetensi Managerial, diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau managemen, dan pengalaman kepemimpinan, dan terakhir adalah Kompetensi Sosial kultural,diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemu dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan. Adapun bentuk dari pengembangan kompetensi aparatur itu sendiri, terdiri dari Pendidikan seperti pendidikan formal dengan pemberian tugas belajar dan Pelatihan dalam bentuk Klasikal seperti pelatihan, seminar, kursus, workshop, bimbingan teknis dan atau penataran, kemudian Pelatihan dalam bentuk non klasikal seperti bimbingan ditempat kerja/coaching, dan mentoring ditempat kerja, pelatihan jarak jauh dengan system e-learning, magang, dan pertukaran pegawai.

Kementerian Hukum dan HAM melalui BPSDM Hukum dan HAM, dalam menghadapi tantangan dalam pembangunan SDM telah mengambil langkah preventif, seperti pendirian 3(tiga) Balai Diklat dan penyelenggaraan pelatihan secara elektronik (e-learning). Pendirian 3(tiga) Balai Diklat ini juga salah satunya untuk mendekatkan pelayanan kepada para ASN Kemenkumham yang berada didaerah agar proses delivery kompetensi lebih cepat diterima. Selain itu ditahun 2019 ini BPSDM Hukum dan HAM menargetkan akan mendiklatkan 17.000 Pegawai dalam bentuk diklat e-learning, dimana setiap orangnya akan mendapatkan 2(dua) Diklat sehingga nantinya BPSDM akan mengeluarkan Sertifikat sebanyak 35.000 sertifikat yang rencananya juga dalam bentuk elektronik.
Sebagai ASN yang hidup diera/generasi revolusi Industri 4.0, kita dituntut untuk Open Mind & Open Heart dan fokus terhadap penguasaan teknologi baik itu sebagai pengguna maupun sebagai pengembang, sehingga kedapan lebih banyak lagi inovasi yang tercipta dalam rangka mempermudah pelaksanaan tugas dan fungsi kedepan.

55480174 275834366663946 7290484076157337600 n

54236887 275834369997279 8729937052537192448 n